Updated: Thu, 19 Apr 2012 16:39:38 GMT | By pa.press.net

Lima Gol Terbaik Sepanjang Sejarah: Gol-Gol Hebat di Kejuaraan Eropa



Pemain Belanda Ruud Gullit, Marco Van Basten tengah dan Arnold Muhren kiri.

Pemain Belanda Ruud Gullit, Marco Van Basten (tengah) dan Arnold Muhren (kiri).

Marco van Basten (Belanda melawan Rusia, Final, 1988)

Tim Belanda dan Van Basten bermain hebat selama Euro 88 tetapi gol yang diciptakan mantan penyerang AC Milan di babak final akan dikenang selamanya

Belanda telah unggul 1-0 berkat tendangan Ruud Gullit di Munich ketika Arnold Muhren menggiring bola dengan gaya crossover melampaui pertahanan Rusia menuju Van Basten di sebelah kanan.

Van Basten berada dalam posisi terjepit untuk membuat gol dan kebanyakan orang berharap agar ia terus menguasai bola.

Namun ia malah berputar dan membuat tendangan gaya voli dengan teknik luar bisa sehingga bola melewati Rinat Dasaev yang tertegun dan akhirnya bersarang di gawang lawan.

Gol tersebut menjadi keberhasilan Belanda yang pertama di turnamen besar dan sampai kini merupakan satu-satunya.

Van Basten berkata: “Untuk tendangan seperti itu memang dibutuhkan keberuntungan besar dan semuanya berjalan lancar. Hal seperti itu memang kadang-kadang bisa terjadi.

“Aku bisa banyak bercerita tetapi perasaan yang kumiliki benar-benar luar biasa.

“Aku senang dan bersyukur bahwa kesempatan seperti itu diberikan kepadaku dan Belanda.”

Tomas Brolin (Swedia melawan Inggris, Pertandingan Grup, 1992)

Tim Inggris didepak di Kejuaraan Eropa 92 oleh tim tuan rumah Swedia di Stockholm setelah menampik beberapa kesempatan untuk menambah gol pembuka David Platt.

Jan Eriksson menyamai kedudukan setelah jeda dan Swedia terus meningkatkan pertahanan yang ditutup dengan gol kemenangan Brolin pada menit ke-82.

Brolin, bintang tim Swedia, melaju ke depan dan bekerja sama dengan Klas Ingesson dan Martin Dahlin dan melakukan tendangan pertama yang menentukan melewati Chris Woods.

Inggris tak dapat berkata-kata dan terlihat terpuruk ketika menyadari bahwa perjuangan mereka akan berakhir.

Setelah itu, media Inggris menyorot manajer Graham Taylor, dan melontarkan kritik terhadapnya karena telah mengganti penyerang terkenal Gary Lineker.

Kemudian reputasi Brolin di Inggris rusak setelah ulahnya yang telah terlupakan di klub Leeds.

Alan Smith, yang menggantikan Lineker dalam pertandingan itu, mengatakan: “1-0 melawan Swedia, seharusnya kami bisa melumpuhkan mereka.

“Namun kami memberikan gol ceroboh di awal putaran kedua dan selanjutnya kami hanya melakukan pertahanan.

“Mereka memiliki momentum dan Tomas Brolin memanfaatkannya dengan membuat gol hebat untuk memenangkan pertandingan.”

Paul Gascoigne (Inggris melawan Skotlandia, Pertandingan Grup, 1996)

Gascoigne menjadi cercaan media sebelum turnamen karena ulahnya di dalam permainan minum ala “dentist’s chair” pada saat tur pemanasan Inggris ke Hong Kong.

Ia membalasnya dengan ciri khas yang brilian di lapangan dan sebuah serangan yang memukau melawan Skotlandia menjadi sorotan jelas.

Inggris memimpin 1-0 berkat sundulan Alan Shearer tetapi Skotlandia masih mengancam sampai Gascoigne, yang waktu itu bermain untuk Rangers, mencari celah untuk sampai ke kotak kiri dan dengan nakal mengangkat bola ke atas kepala Colin Hendry.

Ia mengejar bola dan menyambutnya dengan gaya voli, lalu melakukan sebuah tendangan rendah yang melewati penjaga gawang Andy Goram dan menjadi salah satu gol hebat yang tercipta di Wembley.

Ia tak lupa akan kritik dari media dan sengaja meluncur di lapangan serta memaksa teman-temannya untuk menyemprot air ke dalam mulutnya, persis seperti yang dilakukannya pada malam pesta pora di Hong Kong.

“Orang-orang sering bertanya apakah itu merupakan gol terbaikku dan menurutku itu merupakan gol yang patut dikenang,“ kata Gascoigne.

“Jika ditanya apa arti gol tersebut, kau tak akan bisa bayangkan perasaanku. Kala itu aku bermain untuk klub Rangers, Skotlandia, jadi benar-benar suatu pengalaman manis bagiku.

“Dan mendengar 70.000 penggemar tim lawan meneriakkan namamu merupakan sesuatu yang luar biasa.”

Ronnie Whelan (Republik Irlandia melawan Rusia, Pertandingan Grup, 1988).

Tim Irlandia di bawah asuhan Jack Charlton memang tidak terkenal reputasinya tetapi Whelan telah memperlihatkan prestasinya ketika ia mencetak salah satu gol hebat di Hannover.

Hal ini mungkin tidak mengherankan karena bola datang langsung dari Mick McCarthy yang membuat tendangan jauh dari tepi kotak penalti.

Pemain tengah Liverpool, Whelan, memperlihatkan ketangkasan dan tekniknya ketika melompat dan menyambut bola yang ditendang dengan gaya voli dari jarak17 meter.

Bola langsung terbang menuju gawang dan mendapat sambutan hangat dari pendukung Irlandia setelah berhasil mengalahkan Inggris pada pertandingan pembukaan.

Manajer Charlton berkata: “Benar-benar lemparan yang hebat dari Mick. Ia tidak langsung menendangnya ke arah gawang tetapi melemparkan bola ke tepi kotak penalti dan Ronnie menggolkannya melalui kepalanya.

“Kebanyakan orang menyukai gol yang mengejutkan, dan aku akan terus mengenangnya.”

Sayangnya, pertandingan berakhir bagi Irlandia ketika Oleh Protasov menyamakan kedudukan bagi Rusia 16 menit kemudian.

Irlandia masih mendapat kesempatan untuk kualifikasi namun mereka dikalahkan oleh Belanda dalam pertandingan Grup terakhir sementara Rusia melaju menuju final.

Davor Suker (Kroasia melawan Denmark, Pertandingan Grup, 1996)

Kroasia mempermalukan sang juara Denmark dengan kemenangan mutlak 3-0 di Hillsborough, dengan gol indah Suker yang mematikan penampilan mereka.

Suker memimpin timnya dari kotak penalti dan mencetak gol kedua 12 menit setelah gol Zvonimir Boban setelah tendangan Brian Laudrup mencapai mistar.

Pertandingan itu memang melebihi harapan Kroasia karena mereka baru pertama kali berpartisipasi dalam turnamen besar dan masih ada waktu bagi Suker untuk meraih kemenangan dengan caranya sendiri.

Penjaga gawang legendaris Peter Schmeichel berlari ke arah sudut dan menjadi kalap ketika Kroasia menyerang dari arah berlawanan.

Ia tergesa-gesa kembali ke gawangnya tetapi Suker telah menguasai bola, menendang bola dengan kaki kirinya dan melampaui bintang Manchester United tersebut.

Kata Suker: “Ia [Schmeichel] terlihat mengerikan ketika berada di gawangnya tetapi kau tak perlu merasa takut. Gol tersebut merupakan gol terindah yang pernah kucetak.”

0Komentar
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft