JPNN
Updated: Thu, 25 Apr 2013 07:24:00 GMT | By JPNN

Kepala Plontos Pique Bikin Sial



JPNN
GERARD Pique tampil beda kemarin. Tak hanya performanya yang acak-acakan dengan beberapa kali mudah dilewati pemain Bayern Munchen. Bek tengah Barca itu juga memamerkan mahkota barunya yang tak lagi berhias sehelai rambut pun alias plontos.

Pique memang belum sempat memberikan alasan dibalik keputusannya mencukur habis rambutnya. Ada yang menyebut pemain 26 tahun itu terinspirasi gaya mantan pelatih Barca Josep "Pep"Guardiola. Dengan tetap menumbuhkan cambang dan sedikit berewok, sekilas Pique memang mirip dengan mantan mentornya tersebut.

Ada pula yang menyebut Pique melakukannya karena ingin membuang sial. Tapi, alasan ini sepertinya harus diabaikan. Tak hanya karena Barca mengalami kekalahan memalukan, melainkan juga karena dirinya tidak bisa pulang bersama rombongan tim Selasa malam seusai pertandingan.

Ya, Pique harus menginap di Munchen karena ada masalah dengan tes narkoba yang dijalaninya. Tes narkoba itu dilakukan secara acak oleh UEFA kepada pemain Barca maupun Bayern. Walhasil, pasangan penyanyi seksi Shakira itu baru bertolak ke Spanyol Rabu pagi waktu setempat.

"Gerard (Pique) tidak bisa melewati tes narkoba sesuai dengan waktu yang ditentukan karena sulit buang air kecil. Dia butuh waktu sehingga diminta bermalam di Munchen," kata juru bicara Barca di situs resmi klub. (dns/bas)

0Komentar

Menurut Anda, siapakah yang paling pantas menjadi pelatih baru Man United?

Terima kasih telah menjadi responden pertama. Hasil akan segera tersedia. Lanjut ke hasil

  1.  
    25 %
    1. Louis van Gaal
    202 jumlah respon
  2.  
    23 %
    2. Jurgen Klopp
    190 jumlah respon
  3.  
    14 %
    3. Diego Simeone
    112 jumlah respon
  4.  
    27 %
    4. Ryan Giggs
    218 jumlah respon
  5.  
    7 %
    6. Rafael Benitez
    54 jumlah respon
  6.  
    4 %
    7. Carlos Queiroz
    33 jumlah respon

Total Respon: 809
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil ini akan diperbarui tiap menit.

video

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft