Republika Online
Updated: Wed, 25 Sep 2013 00:55:45 GMT

Kasus Kapten Timnas U-19 Dibawa ke Badan Arbitrase Internasional



Kasus Kapten Timnas U-19 Dibawa ke Badan Arbitrase Internasional

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penolakan PSSI untuk mengesahkan status kapten Timnas U-19 Indonesia, Evan Dimas Darmono, sebagai pemain profesional akan dilaporkan Persebaya 1927.

Persebaya 1927, yang kini tampil di kompetisi Indonesian Premier League (IPL), merasa memiliki Evan Dimas. Mereka akan melaporkan masalah ini ke Badan Arbitrase Olahraga Internasional (CAS).

CEO Persebaya IPL, Cholid Ghoromah, menjelaskan bahwa Evan Dimas Darmono merupakan pemain yang dibina oleh Persebaya 1927. Sehingga, aneh sekali jika PSSI menolak untuk mengesahkan pengalihan statusnya dari pemain amatir ke profesional.

“Persebaya 1927 itu terdaftar, Evan ikut kompetisi sejak kepemimpinan Djohar Arifin,” jelas Cholid, seperti dikutip situs Timnasgaruda, Selasa (24/9).

Cholid mengatakan bahwa CAS yang akan menilai Persebaya asli atau bukan.

“Biar pengadilan menentukan mana Persebaya yang sah. Apapun hasilnya kami terima,'' katanya. ''Bulan depan mungkin sudah dapat hasilnya. Kami akan terus perjuangkan.”

Dia menanggapi pernyataan Sekjen PSSI, Joko Driyono, yang mengatakan tidak bisa mengesahkan status profesional Evan Dimas karena merupakan pemain Persebaya 1927. Sesuai hasil Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI pada 17 Maret, Persebaya 1927 bukanlah Persebaya asli.

0Komentar

Siapakah yang akan menjadi pencetak gol terbanyak Liga Champions 2013-14?

Terima kasih telah menjadi responden pertama. Hasil akan segera tersedia. Lanjut ke hasil

  1. 77 %
    1. Cristiano Ronaldo
    2.569 jumlah respon
  2.  
    3 %
    2. Zlatan Ibrahimovic
    107 jumlah respon
  3.  
    15 %
    3. Lionel Messi
    488 jumlah respon
  4.  
    4 %
    4. Diego Costa
    121 jumlah respon
  5.  
    1 %
    5. Robert Lewandowski
    50 jumlah respon

Total Respon: 3.335
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil ini akan diperbarui tiap menit.

video

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft