Republika Online
Updated: Sat, 20 Jul 2013 10:31:24 GMT

Wow, Tim Sepak Bola Indonesia Melaju ke Final Gothia Cup 2013 di Gothenberg Swedia



Wow, Tim Sepak Bola Indonesia Melaju ke Final Gothia Cup 2013 di Gothenberg Swedia

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo mengaku bangga dengan pencapaian tim sepak bola muda Indonesia yaitu Asiop Apacinti U-14 yang sukses melangkah ke final Gothia Cup 2013 di Gothenberg Swedia.

Prestasi yang diraih oleh tim yang turun di kelompok umur 14 tahun ini dinilai sebagai pencapaian terbaik seiring dengan kondisi persepakbolaan nasional pada umumnya yang belum mampu bangkit dari keterpurukan.

"Kami ucapkan selamat atas pencapaian mereka masuk ke babak final. Kami sangat bangga dengan prestasi mereka," kata Menpora Roy Suryo saat dikonfirmasi dari Jakarta, Sabtu dini hari.

Dengan mampu melangkah ke babak final, Menpora berharap kesempatan yang ada tidak disia-siakan sehingga mampu meraih posisi tertinggi atau sebagai juara untuk kelompok umur dibawah 14 tahun.

"Kami mohon kepada segenap bangsa Indonesia mendo'akan tim ini. Karena mayoritas tengah menjalankan ibadah puasa semoga doanya dikabulkan," kata Menpora yang saat ini berada di di Italia.

Asiop U-14 sebenarnya bukan satu-satunya tim asal Indonesia yang turun di Ghotia Cup 2013 di Swedia. Ada empat tim lainnya. Hanya saja yang mampu lolos hingga kebabak final hanya Asiop U-14.

Tim asal Jakarta ini lolos ke final setelah dibabak sebelumnya mengalahkan tim asal Amerika Serikat, Dallas Texans dengan skor tipis 1-0. Hasil yang sama diraih Asiop saat menang atas tim asal Swedia, Spanga IS FK dibabak perempat final.

Selanjutnya dibabak final tim Asiop Apacinti akan menghadapi wakil Slovenia, NK KRSKO. NK KRSKO lolos ke final usai menyisihkan Orgryte IS dengan skor 2-0. Adapun pertandingan final akan digelar di Kota Gothenberg hari ini.

Selain Asiop Apacinti, tim asal Indonesia yang bertarung di Ghotia Cup adalah Kreasia Indonesia yang turun di kelompok umur 12 tahun. Hanya saja perjuang arek-arek malang ini terhenti dibabak delapan besar.

Sebelum berangkat ke Swedia kedua tim yaitu Asiop Apacinti dan Kreasia Indonesia meminta doa restu kepada Menpora Roy Suryo. Khusus untuk Asiop, Menpora bahkan melihat langsung persiapan sebelum berangkat ke Swedia.

Sementara itu, untuk usia 16 tahun tim Garuda Keadilan harus terhenti dibabak 16 besar. Tim yang diasuh oleh Taufik Jursal ini gagal melangkah kebabak berikutnya setelah kalah dalam adu pinalti 4-5 dari FK Bromma setelah sebelumnya bermain imbang tanpa gol di waktu normal.

0Komentar

Apakah era Louis Van Gaal di Manchester United akan lebih baik dari musim lalu?

Terima kasih telah menjadi responden pertama. Hasil akan segera tersedia. Lanjut ke hasil

  1. 72 %
    1. Ya
    675 jumlah respon
  2.  
    15 %
    2. Tidak
    139 jumlah respon
  3.  
    13 %
    3. Ragu-ragu
    122 jumlah respon

Total Respon: 936
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil ini akan diperbarui tiap menit.

video

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft