Republika Online
Updated: Sun, 08 Sep 2013 11:54:46 GMT

'Kondisi Dul Masih Kritis'



'Kondisi Dul Masih Kritis'

JAKARTA -- Abdul Qodir Jaelani (13 tahun) atau Dul tengah menjalani operasi untuk menyambung tulang kakinya yang patah, di RS Pondok Indah, Jakarta, Ahad (8/9) pagi ini. Kanitlantas Polres Jakarta Timur, AKBP Agung Budi Laksono, saat ditemui di lokasi menyatakan kondisi anak bungsu Ahmad Dhani itu masih kritis.

Agung mengatakan Dul sebelumnya telah menjalani tes darah dan urin. "Hasilnya akan bisa diperoleh sekitar dua atau tiga jam lagi," katanya kepada wartawan.

Putra bungsu Ahmad Dhani dari pernikahannya dengan Maia Estianti itu mengalami kecelakaan beruntun di tol Jagorawi kilometer 8,2 Ahad (8/9) dini hari. Kecelakaan tersebut mengakibatkan enam orang meninggal dunia dan sembilan luka-luka termasuk Dul.

Dul menyetir sendiri mobil Mitsubishi Lancer bernomor polisi B 80 SAL. Dul berada di atas mobil tersebut bersama temannya, Noval. Noval saat ini juga sedang menjalani perawatan di RSPPI. Akan tetapi Agung belum bisa memastikan seberapa parah kondisi Noval.

0Komentar

Menurut anda, siapakah yang paling tepat menjabat Menteri Pemuda dan Olahraga?

Terima kasih telah menjadi responden pertama. Hasil akan segera tersedia. Lanjut ke hasil

  1.  
    3 %
    1. Adhie MS
    189 jumlah respon
  2.  
    4 %
    2. Adian Napitupulu
    281 jumlah respon
  3.  
    12 %
    3. Anies Baswedan
    798 jumlah respon
  4.  
    17 %
    4. Bambang Pamungkas
    1.088 jumlah respon
  5.  
    4 %
    5. Budiman Sudjatmiko
    256 jumlah respon
  6.  
    36 %
    6. Erick Thohir
    2.388 jumlah respon
  7.  
    1 %
    7. Herry Zudianto
    69 jumlah respon
  8.  
    1 %
    8. Martin Manurung
    67 jumlah respon
  9.  
    13 %
    9. Susi Susanti
    857 jumlah respon
  10.  
    5 %
    10. Utut Adianto
    349 jumlah respon
  11.  
    4 %
    11. Yayuk Basuki
    241 jumlah respon

Total Respon: 6.583
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil ini akan diperbarui tiap menit.

video

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft