Mantan Atlet Terpaksa Ngamen Cari Nafkah

Liputan6.com, Sidoarjo: Menyanyi dan menyanyi, itulah yang kini dilakukan Yuni Atuti setiap hari. Perempuan berumur 45 tahun, warga Jalan Sulung Utara, Surabaya, Jawa Timur ini, adalah mantan atlet bulutangkis. Setelah malang melintang di era Ratih Kumaladewi dan Sarwendah Kusumawardani, Yuni harus mundur lebih awal dari dunia olahraga akibat kecelakaan. Akibat cedera kaki tersebut, Yuni terpaksa alih profesi menjadi seorang pengamen di Terminal Bus Purabaya, Surabaya.
Cita-cita menjadi atlet nasional bulutangkis dengan berbagai keberhasilannya hanya menjadi impian yang tak mungkin terwujud. Prestasi terakhirnya adalah juara pertama ganda putri PON 1986 di Jakarta. Meski harus alih profesi Yuni tetap berbesar hati dan bersemangat untuk menjalani kehidupan barunya sebagai pengamen di terminal. Semua itu dilakukannya demi tiga buah hatinya yang semakin beranjak besar serta suami tercinta.
Yuni berharap pemerintah lebih peduli terhadap nasib mantan-mantan atlet yang kehidupannya terpuruk setelah berhasil mengharumkan nama bangsa dan negara di masa lalu.(IAN)
Berita Lainnya
galeri foto terbaru
plasamsn hari ini
- Komunitas Facebook Akan Paksa Jokowi Jadi Capres
- Sesi Foto ‘Great Gatsby’
- Momen-momen Terbaik Musim Ini
- Negoisasi Politik dalam Segelas Bir
- Manipulasi Foto Sejak Dulu Kala
- Eksklusif: Sehari di Korea Utara
- Pengungsi Palestina Yang Terlupakan
- Supermodel yang Menjadi Ibu
- Berlomba Membangun Menara Manusia
- Terrafugia TF-X, Mobil yang Bisa Terbang
- Selebriti yang Menerbitkan Buku Masak
- Pedrosa Akhirnya Taklukkan Le Mans
- Star Wars Day 2013
- Teh Hijau Ampuh Sembuhkan Jerawat
- 10 Hal yang Tidak Kamu Ketahui tentang Pokemon
video
- Lihat
- Beri Komentar
- Bagikan
Berita Olahraga Terbaru













