Updated: Mon, 21 Nov 2011 05:10:00 GMT

Mantan Atlet Terpaksa Ngamen Cari Nafkah

Ditengah hiruk pikuk arena SEA Games ke 26 ternyata masih ada kisah pilu mantan atlet yang pernah berjasa namun kini hidupnya sederhana. Yuni Astuti, mantan atlet bulutangkis, setiap hari menjual suara atau mengamen untuk mencari nafkah.


Mantan Atlet Terpaksa Ngamen Cari Nafkah

Liputan6.com, Sidoarjo: Menyanyi dan menyanyi, itulah yang kini dilakukan Yuni Atuti setiap hari. Perempuan berumur 45 tahun, warga Jalan Sulung Utara, Surabaya, Jawa Timur ini, adalah mantan atlet bulutangkis. Setelah malang melintang di era Ratih Kumaladewi dan Sarwendah Kusumawardani, Yuni harus mundur lebih awal dari dunia olahraga akibat kecelakaan. Akibat cedera kaki tersebut, Yuni terpaksa alih profesi menjadi seorang pengamen di Terminal Bus Purabaya, Surabaya.

Cita-cita menjadi atlet nasional bulutangkis dengan berbagai keberhasilannya hanya menjadi impian yang tak mungkin terwujud. Prestasi terakhirnya adalah juara pertama ganda putri PON 1986 di Jakarta. Meski harus alih profesi Yuni tetap berbesar hati dan bersemangat untuk menjalani kehidupan barunya sebagai pengamen di terminal. Semua itu dilakukannya demi tiga buah hatinya yang semakin beranjak besar serta suami tercinta.

Yuni berharap pemerintah lebih peduli terhadap nasib mantan-mantan atlet yang kehidupannya terpuruk setelah berhasil mengharumkan nama bangsa dan negara di masa lalu.(IAN)

0Komentar

Apakah era Louis Van Gaal di Manchester United akan lebih baik dari musim lalu?

Terima kasih telah menjadi responden pertama. Hasil akan segera tersedia. Lanjut ke hasil

  1. 72 %
    1. Ya
    468 jumlah respon
  2.  
    13 %
    2. Tidak
    90 jumlah respon
  3.  
    15 %
    3. Ragu-ragu
    95 jumlah respon

Total Respon: 653
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil ini akan diperbarui tiap menit.

video

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft