Updated: Wed, 04 Apr 2012 19:15:04 GMT

Empat Hari Usai Bertarung, Afrizal Meninggal

Petinju profesional Indonesia Muhammad Afrizal meninggal hanya beberapa hari setelah bertarung melawan Irvan Marbun dalam perebutan gelar juara kelas bulu versi Komisi Tinju Indonesia.


Empat Hari Usai Bertarung, Afrizal Meninggal

Liputan6.com, Jakarta: Petinju profesional Indonesia Muhammad Afrizal meninggal pada Rabu (4/4). Ia mengembuskan napas terakhir hanya empat hari setelah bertarung melawan Irvan Marbun dalam perebutan gelar juara kelas bulu versi Komisi Tinju Indonesia (KTI).Muhammad Afrizal yang memasuki ring untuk bertarung melawan Irvan pada Sabtu pekan silam pukul 23.00 WIB, meninggal pada Rabu pukul 04.50 WIB di Rumah Sakit UKI Cawang, Jakarta, setelah mengalami perdarahan otak. Setelah tidak sadarkan diri pada pukul 01.00 WIB, Afrizal sempat dibawa ke rumah sakit terdekat di kawasan Jalan Daan Mogot dan kemudian dirujuk ke RS UKI Cawang."Tim Medis di Rumah Sakit UKI sudah melakukan pertolongan terhadap almarhum, namun cedera di bagian otaknya cukup berat, sehingga nyawanya tidak tertolong," kata mantan dokter ring tinju KTI Tommy Halauwet.Sementara, dokter KTI saat pertandingan Afrizal melawan Irvan, Putu Agus Partawirawan mengatakan sebelum dan sesudah pertandingan Afrizal dalam kondisi baik, dan layak tanding. "Sehari sebelum bertanding kami periksa semua petinju, mereka semua layak tanding, Afrizal nadi 60 itu cukup sehat," katanya.Dokter juga memeriksanya setelah bertanding dan menilai kondisi Afrizal baik-baik saja. "Di kamar ganti tensi dia 100/70 normal, nadi 70 juga masih normal, kesadaran baik. Tidak ada tanda-tanda pusing, mual ataupun sakit kepala pada petinju," imbuhnya.Afrizal yang pada ronde ketiga jatuh dan bangun setelah wasit menghitung hingga hitungan kedelapan namun pada akhir ronde delapan dia sering kena pukul. "Kami tidak menghentikan pertarungan hingga ronde ke-12 karena secara fisik kami lihat petinju masih bugar, keseimbangan mereka tidak terganggu, tidak ada pendarahan pada mata, telinga dan hidung," tambahnya.Adapun jenazah Muhammad Afrizal pada Rabu siang diterbangkan ke Medan, Sumatra Utara untuk dimakamkan. Manajer Afrizal, Azhar Latif, mengatakan Afrizal yang juga bekerja di Perusahaan Daerah Air Minum Sumatra Barat adalah salah satu petinju potensial, dan mantan Juara Pan Asian Boxing Asociation PABA.Dia sedih rekannya yang dikenal ramah dan mudah bergaul itu telah tiada. Dan yang membuat dia lebih sedih, Afrizal sebenarnya berencana menikah 15 April mendatang.(ANS/Ant)

0Komentar

Apakah era Louis Van Gaal di Manchester United akan lebih baik dari musim lalu?

Terima kasih telah menjadi responden pertama. Hasil akan segera tersedia. Lanjut ke hasil

  1. 73 %
    1. Ya
    725 jumlah respon
  2.  
    14 %
    2. Tidak
    144 jumlah respon
  3.  
    13 %
    3. Ragu-ragu
    131 jumlah respon

Total Respon: 1.000
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil ini akan diperbarui tiap menit.

video

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft