Updated: Mon, 25 Jun 2012 04:02:02 GMT

Maldonado Dihukum, Schummy Dicurigai

Pebalap Pastor Maldonado dikenai sanksi 20 detik dari panitia balap, Minggu (24/6) karena bertabrakan dengan kendaraan Lewis Hamilton di ajang Grand Prix Eropa. Schumacher dituduh memakai sistem reduksi rem.


Maldonado Dihukum, Schummy Dicurigai

Liputan6.com, Valencia: Pebalap Pastor Maldonado dikenai sanksi 20 detik dari panitia balap, Minggu (24/6) karena bertabrakan dengan kendaraan Lewis Hamilton di ajang Grand Prix Eropa. Maldonado dari tim Williams bertarung dengan pebalap McLaren dan Hamilton untuk meraih peringkat ketiga sebelumnya keduanya bertabrakan di akhir balap. Akibat insiden tersebut, Hamilton menyeruduk bagian pembatas. Juara 2008 itu terpaksa mengundurkan diri dari arena balap. Maldonado sendiri hanya dapat menempati urutan keenam.

Usai balapan Maldonado menuduh Hamilton menyetir terlalu agresif dan tak tahu kenapa pebalap sekelas dia mengendarai mobil balap seperti itu.

"Ia terlalu banyak mendapat kesulitan dengan ban. Ia benar-benar hilang (kendali) dan pada saat itu saya mulai mendapatkan kecepatan yang sangat baik. Ia berusaha bergerak begitu agresif kepada saya," tutur Maldonado.

Maldonado yang mendapat hukuman itu membuat posisinya merosot berada di urutan ke-12.

Tak hanya Maldonado yang dikenai sanksi. Toro Rosso, Jean-Eric Vergne, dan Kamui Kobayashi dari Sauber juga mendapat hukuman grid untuk Grand Prix Inggris setelah mengakibatkan tabrakan lain pada balap Minggu. Pebalap Prancis bahkan mendapat sanksi denda 25.000 Euro dan hukuman turun grid sepuluh posisi karena menabrak pebalap Caterham dan Heikki Kovalainen. Sementara Kobayashi turun lima posisi karena bertabrakan dengan pebalap dari Ferrari, Filipe Massa.

Michael Schumacher pun tak luput dari pengamatan. Pebalap dari Mercedes itu dituduh menggunakan sistem reduksi rem di zona bendera kuning. Namun Schummy tidak dikenai hukuman dan tetap berhak bertengger di peringkat ketiga. (ANT/Vin)

0Komentar

video

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft