Mantan Ketua DFB: Nyanyikan Lagu Kebangsaan atau Tidak Bermain
Berlin (AFP/ANTARA) - Mantan ketua federasi sepak bola Jerman Gerhard Mayer-Vorfelder mengatakan, pemain tim nasional harus menyanyikan lagu kebangsaan atau risiko tidak dimainkan.
"Pelatih (Joachim Loew) harus menjadikan lagu kebangsaan wajib dinyanyikan," katanya mengutip dari wawancara dengan harian Bild. "Dia (Loew) selalu mengatakan bahwa ia tidak dapat memaksa mereka. Tapi saya pikir itu mungkin."
"Dia harus mengatakan kepada pemain bahwa ia harus menyanyikan, kalau tidak ia tidak akan dimainkan."
Mantan Presiden DFB mengangkat semi final Euro 2012 di Warsawa sebagai contoh, mencatat bahwa "Pemain Italia (yang menang 2-1) bernyanyi dengan penuh semangat dan bermain dengan hasrat yang sama untuk negara mereka. Sementara kita Saat itu hampir memalukan."
Mayer-Verfelder (79) mengatakan ia tidak mengerti argumen pemain seperti Sami Khedira, yang berasal dari Tunisia, yang tidak bernyanyi untuk menghormati negaranya.
"Bagi saya, itu bukan alasan untuk tinggal diam. Anda tidak bisa bermain untuk Jerman dan mengambil manfaat dari itu, namun pada saat yang sama bertindak sebagai setengah-Jerman," katanya kepada surat kabar.
Jerman akan memainkan pertandingan persahabatan melawan Argentina di Frankfurt pada 15 Agustus sebelum memulai kualifikasi Piala Dunia 2014 pada 7 September, menghadapi Kepulauan Faroe di Hanover. (nm/jk)
Berita Lainnya:
galeri foto terbaru
plasamsn hari ini
- FOTO: Kucing Dicalonkan Jadi Wali Kota
- Kostum Tenis Seksi Pippa Middleton
- Banjir Besar di India
- Pemain PSMS: Kemana Lagi Kami Harus Mengadu?
- Kala Gajah Bermain Bola
- Selebriti yang Meraih Gelar Pendidikan
- 10 Tanda Hubungan Anda Adalah "Pelarian"
- Sumber Energi Yang Eksotik
- Mencintai Buah Hati dari Balik Jeruji
- Yang Menakjubkan dari BMW X6
- Kemegahan Masjid Agung Sheikh Zayed
- Daging Babi Dapat Sebabkan Alzheimer
- Game-game Kejutan di E3
- 50 Pemain Terbaik di Eropa
- Orang Ajaib di Dalam Lift
video
- Lihat
- Bagikan
berita olahraga terbaru






Rivaldo menilai masih banyak hal mendasar yang lebih mendesak ketimbang menggelar Piala Dunia.

Mantan pemain Vasco de Gama dan Timnas Brasil, Romario Faria, mendukung aksi protes yang sedang berlangsung di beberapa kota di Brasil.

Tunggal putri Indonesia itu dipaksa bermain rubber game oleh Thulasi P.C.







