Updated: Mon, 19 Mar 2012 15:43:56 GMT | By pa.press.net

Bersepeda - BMX

Sebagai salah satu olahraga yang paling seru dan dipenuhi dengan berbagai aksi di Olimpiade, balapan BMX menjanjikan drama yang berlimpah.


Pesepeda BMX sedang beraksi. (© Press Association)

Pesepeda BMX sedang beraksi.

Bersepeda - BMX

Sebagai salah satu olahraga yang paling seru dan dipenuhi dengan berbagai aksi di Olimpiade, balapan BMX menjanjikan drama yang berlimpah.

Dalam olahraga yang begitu eksplosif, di mana balapan dapat berakhir dalam waktu sekitar 30 hingga 40 detik, melakukan start yang mantap dan meraih ‘holeshot’ sangatlah penting.

Istilah ini mengacu pada pesepeda yang memimpin di tikungan pertama dan hal ini, bersama dengan menghindari tabrakan yang telah menjadi fitur olahraga ini, sangatlah penting dalam keberhasilan strategi lomba.

Dengan begitu banyak liku-liku, menyalip bisa jadi cukup menyulitkan, jadi pesepeda yang memimpin dari awal cenderung memiliki keuntungan besar dan biasanya lebih sering memenangkan perlombaan.

Pesepeda yang mencoba manuver menyalip menanggung risiko tabrakan - meski dalam olahraga penuh drama yang berakhir dengan cepat ini, menyergap peluang terkadang mendatangkan keuntungan.

Melihat kecepatan yang ada dan fakta bahwa delapan pesepeda bertarung langsung di lintasan sempit sepanjang sekitar 350 meter, kemungkinan kita melihat adegan dramatis sangatlah besar.

Ketika cabang olahraga ini pertama kali diperlombakan dalam Olimpiade di Beijing 2008, sebagai contoh, kisah babak final putra dan putri berkisar pada dua tabrakan.

Maris Strombergs asal Latvia menyabet emas dalam balapan putra, tetapi hanya setelah tiga pesepeda bertabrakan di tikungan kedua.

Di babak final putri, Shanaze Reade asal Inggris mencoba menyalip pesepeda yang akhirnya memenangkan medali emas, Anne-Caroline Chausson, di tikungan terakhir, tetapi ia menyenggol roda belakang pesepeda Prancis dan secara nahas terjungkir keluar dari perlombaan.

Drama dan keseruan semacam itu menjadikan balapan BMX sebagai salah satu olahraga yang paling populer bagi penonton dalam ajang Olimpiade.

Bicycle motocross (BMX) terinspirasi oleh versi bermotor dari olahraga ini, motocross, yang populer di Amerika Serikat pada 1960-an dan 1970-an.

Profil olahraga ini menanjak selama dua dasawarsa berikutnya dan pada 1993 BMX telah terintegrasi ke dalam program International Cycling Union (UCI), sebelum tampil perdana dalam Olimpiade 15 tahun kemudian.

Struktur perlombaan BMX terdiri dari putaran penyaringan uji waktu perorangan, yang disusul oleh serangkaian babak yang menuntut pesepeda berupaya menjadi salah satu dari 16 semi-finalis.

Dua babak semi-final menampilkan delapan pesepeda yang memperebutkan poin dalam tiga balapan untuk mencoba masuk ke putaran perebutan medali.

(Continued)
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft