Updated: Mon, 19 Mar 2012 15:43:56 GMT | By pa.press.net

Bola Voli

Bola voli pertama kali dipandang sebagai alternatif bola basket yang tidak terlalu melelahkan, tetapi kini telah berkembang menjadi olahraga yang sama dinamis dan bertempo tinggi.


Pemain voli mengupayakan spike. (© Press Association)

Pemain voli mengupayakan spike.

Bola Voli

Bola voli pertama kali dipandang sebagai alternatif bola basket yang tidak terlalu melelahkan, tetapi kini telah berkembang menjadi olahraga yang sama dinamis dan bertempo tinggi.

Seperti olahraga alternatifnya, bola voli diciptakan di Amerika Serikat di Springfield College, Massachusetts, disebarkan ke seluruh dunia oleh tentara Amerika dan menjadi semakin populer di Eropa dan Asia selama awal abad ke-20.

Bola voli bahkan ditampilkan sebagai perlombaan demonstrasi di Olimpiade Paris 1924, tetapi tidak mendapatkan persetujuan untuk masuk sebagai perlombaan bermedali oleh Komite Olimpiade Internasional hingga 1957, yang akhirnya tampil perdana untuk putra dan putri pada Olimpiade Tokyo 1964.

Bola voli dalam ruangan dimainkan oleh tim yang beranggotakan enam pemain dalam maksimal lima set. Set dimenangkan oleh tim yang meraih 25 poin, selain set kelima di mana yang pertama meraih angka 15-lah yang menang. Dalam setiap set, tim yang menang harus unggul dua poin.

Seperti juga olahraga berbasis net lainnya, tujuan bola voli adalah mendaratkan bola di sisi lapangan lawan.

Tim harus mengembalikan bola melewati net - yang berketinggian 2,43 meter untuk putra dan 2,24 meter untuk putri - dengan tidak lebih dari tiga sentuhan, di mana kebanyakan reli mengikuti pola ‘dig’, ‘set’ dan ‘spike’.

Di ajang Olimpiade, kompetisi putra dan putri dibagi menjadi dua kelompok yang terdiri dari enam tim, dengan empat tim dari masing-masing kelompok melaju ke babak gugur.

Olahraga bertempo cepat ini menuntut atlet untuk menunjukkan reaksi yang cepat, kecepatan dan tenaga dalam porsi yang sama agar dapat bersinar di panggung internasional.

Negara seperti Jepang dan bekas Uni Soviet telah mendominasi olahraga ini dalam Olimpiade hingga 1980-an dan setelah itu negara seperti Brasil, Kuba dan AS telah menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan - dengan putra Amerika dan putri Brasil memenangkan medali emas di Beijing 2008.

(Continued)
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft