Updated: Mon, 19 Mar 2012 15:43:56 GMT | By pa.press.net

Gulat - Yunani-Romawi

Sebagai salah satu olahraga tertua di dunia, sulit membayangkan Olimpiade berlangsung tanpa gulat sebagai bagian darinya.


Roshan Liyanage asal Srilanka menahan lawan dalam gulat Yunani-Romawi. (© Press Association)

Roshan Liyanage asal Srilanka menahan lawan dalam gulat Yunani-Romawi.

Gulat - Yunani-Romawi

Sebagai salah satu olahraga tertua di dunia, sulit membayangkan Olimpiade berlangsung tanpa gulat sebagai bagian darinya.

Cabang olahraga yang ditampilkan sebagai bagian dari Olimpiade kuno ini sudah ada sejak 708 SM di Yunani, di mana pertandingan gaya Yunani-Romawi telah memberikan beberapa aksi terseru dalam Olimpiade sejak saat itu.

Diikuti oleh atlet putra, gulat gaya Yunani-Romawi memperbolehkan peserta menggunakan lengan dan tubuh bagian atas untuk saling bergulat.

Mereka tidak boleh menggunakan kaki untuk melakukan kontak dengan lawan atau menggunakan tangan di bawah pinggang.

Sebagai hasilnya, terjadi lebih banyak lemparan dibanding gulat gaya bebas, dengan tujuan keduanya untuk memiting bahu lawan ke lantai selama dua detik.

Poin juga diperoleh untuk lemparan dan gerakan takedown, dengan pertandingan segera dinyatakan berakhir jika pegulat memperoleh keunggulan 10 poin.

Pertarungan berlangsung dalam tiga ronde yang terdiri dari dua menit aksi, dengan matras gulat lingkaran tengah berukuran lebar delapan meter.

Sebagai pertarungan kekuatan dan keahlian untuk mencoba menguasai lawan, gulat telah menjadi begitu rumit selama bertahun-tahun dalam hal teknik yang digunakan oleh para pegulat.

Kompetisi gulat di London 2012 digelar dengan sistem gugur langsung, melibatkan tujuh kategori berat mulai dari kelas hingga 55 kg sampai dengan 96-120 kg.

Iran dan Turki telah mencetak keberhasilan besar dalam pertandingan Yunani-Romawi selama bertahun-tahun, namun belakangan ini Rusia merajai cabang olahraga ini, setelah menggondol tiga medali emas di Beijing 2008 berkat Nazyr Mankiev (hingga 55 kg), Islam-Beka Albiev (55-60 kg) dan Aslanbek Khushtov (84-96 kg).

(Continued)
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft