Updated: Mon, 19 Mar 2012 15:43:56 GMT | By pa.press.net

Loncat Indah

Sebagai salah satu olahraga yang menuntut penguasaan teknik tinggi dan sedap dipandang mata, loncat indah sejak dahulu telah membuat penonton terpukau dalam ajang Olimpiade.


Peloncat indah siap beraksi. (© Press Association)

Peloncat indah siap beraksi.

Loncat Indah

Sebagai salah satu olahraga yang menuntut penguasaan teknik tinggi dan sedap dipandang mata, loncat indah sejak dahulu telah membuat penonton terpukau dalam ajang Olimpiade.

Di Seoul 1988, Greg Louganis asal Amerika dengan begitu tenarnya pulih kembali dan meraih medali emas setelah kepalanya menghantam papan loncat indah dan jatuh pingsan ke dalam kolam pada saat istirahat terakhir, di Beijing 2008, Matthew Mitcham asal Australia menghasilkan empat angka 10 sempurna dengan loncatan akhir yang cemerlang dan meraih kemenangan dramatis dalam kompetisi platform 10 m yang mencegah tuan rumah Cina menyapu bersih semua medali.

Meski penonton sering kali terpana, para jurilah yang ingin dibuat terpukau oleh para peloncat indah, dengan satu panel di sisi kolam yang menilai aspek seperti tingkat kesulitan, pendekatan, loncatan, eksekusi dan masuk ke dalam air sebelum memutuskan skor final.

Dalam pertandingan papan loncat tiga meter dan platform 10 m, para atlet melakukan serangkaian gerakan yang berlainan, dengan tingkat kesulitan yang bervariasi, guna menunjukkan tingkat kemampuan dan teknik mereka.

Seiring dengan perkembangan olahraga ini, upaya yang dilakukan peserta untuk memukau juri juga bertambah, dengan perpaduan putaran, jungkiran dan pelintiran tarif atau tingkat kesulitan tinggi yang kian menambah skor keseluruhan.

Loncat indah - yang berkembang dari senam pada abad ke-18 - pertama kali dikenal dengan nama ‘fancy diving’ dalam Olimpiade St Louis 1904. Namun, dengan semakin bertambahnya perlombaan perorangan dalam Olimpiade, olahraga ini mulai menyerupai cabang olahraga teknis yang kita kenal saat ini.

Jenis terakhir adalah perlombaan loncat indah sinkronisasi yang ditambahkan dalam ajang Olimpiade untuk pertama kalinya di Sydney 2000.

Di ajang Olimpiade, pertandingan perorangan dan sinkronisasi pada kedalaman 3 meter dan 10 meter diselenggarakan untuk putra dan putri, dengan maksimum dua peloncat indah dari setiap negara yang bersaing dalam pertandingan perorangan dan satu pasangan dari masing-masing negara dalam pertandingan sinkronisasi .

Setiap peloncat indah atau pasangan melakukan serangkain gerakan yang berlainan dalam babak penyisihan untuk maju ke babak final, di mana mereka mendapatkan enam kesempatan lagi untuk memperebutkan medali.

Cina belakangan ini telah memimpin cabang olahraga ini, terutama setelah menyapu bersih semua medali emas di Kejuaraan Dunia dalam kurun waktu nyaris 30 tahun ketika merajai perlombaan di Shanghai tahun lalu.

(Continued)
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft