Updated: Mon, 19 Mar 2012 15:43:56 GMT | By pa.press.net

Sepak Bola

Olimpiade sering menjadi sarana bagi bintang masa depan dunia sepak bola untuk mempertunjukkan bakat mereka di kancah internasional.


Pemain sepak bola sedang mengoper bola. (© Press Association)

Pemain sepak bola sedang mengoper bola.

Sepak Bola

Olimpiade sering menjadi sarana bagi bintang masa depan dunia sepak bola untuk mempertunjukkan bakat mereka di kancah internasional.

Beberapa tahun belakangan ini, pertandingan sepak bola telah menampilkan bintang-bintang sepak bola, seperti Robinho (Brasil), Lionel Messi (Argentina) dan Cristiano Ronaldo (Portugal), yang semuanya menjadi berita utama dalam setiap pertandingan.

Ikon Barcelona, Messi misalnya, mengilhami negaranya memperoleh medali emas dalam kompetisi sepak bola putra di Beijing 2008 pada usianya yang ke-21 - sebelum dianugerahi gelar Pemain Dunia Terbaik FIFA tiga kali berturut-turut.

Kompetisi sepak bola Olimpiade putra efektif dilangsungkan sebagai Piala Dunia di bawah usia 23 tahun, di mana tim hanya boleh memilih tiga pemain berusia di atas 23 tahun dalam jajaran pemain tim final mereka.

Banyak negara memanfaatkan Olimpiade sebagai cara untuk memberikan kesempatan kepada pemain muda sebelum memasuki kejuaran kontinental atau Piala Dunia. Namun, kehadiran pemain profesional dalam Olimpiade baru pertama kali terlihat pada 1984.

Sampai dengan saat itu, hanya pemain amatir yang diperbolehkan untuk ikut serta dan kompetisi dikuasai oleh negara seperti Hongaria dan Uni Soviet.

Olahraga ini pertama kali dimainkan sebagai pertandingan demonstrasi di Paris 1900 dan sekali lagi di St Louis 1904, dan baru di Olimpiade London 1908-lah pertandingan bermedali resmi pertama digelar.

Kompetisi putri, sementara itu, belum dimasukkan dalam jadwal Olimpiade hingga di Atlanda 1996 dan tidak menampilkan batasan usia yang sama seperti dalam pertandingan putra.

Dalam tatanan Olimpiade, tidak ada perbedaan yang mencolok dengan sepak bola pada umumnya yang dimainkan secara kompetitif di lebih dari 200 negara di seluruh dunia, di mana dua tim yang beranggotakan 11 orang pemain bertarung selama 90 menit penuh aksi.

Dalam pertandingan putra, 16 tim dibagi menjadi empat grup dengan dua tim terbaik dari masing-masing grup lolos ke babak gugur. Dalam kompetisi putri, 12 tim bermain dalam tiga grup, dengan dua tim terbaik plus dua tim terbaik di urutan ketiga maju ke babak selanjutnya.

Waktu tambahan dan tendangan penalti digunakan untuk menentukan pertandingan seri selama babak gugur.

(Continued)
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft