Fri, 01 Feb 2013 08:38:48 GMT | By MULA-ANTARA

Mantan Juara Olimpiade Dipenjara karena Perkosa Mahasiswa

Tokyo (AFP/ANTARA) - Masato Uchishiba, mantan juara Olimpiade dijatuhi hukuman penjara lima tahun di Jepang, Jumat karena terbukti memperkosa seorang mahasiswa anggota klub judo di sebuah perguruan tinggi yang dilatihnya.


Mantan Juara Olimpiade Dipenjara karena Perkosa Mahasiswa

Tokyo (AFP/ANTARA) - Masato Uchishiba, mantan juara Olimpiade dijatuhi hukuman penjara lima tahun di Jepang, Jumat karena terbukti memperkosa seorang mahasiswa anggota klub judo di sebuah perguruan tinggi yang dilatihnya.

Uchishiba, 34 tahun, sebelumnya dipuja sebagai pahlawan olahraga Jepang karena secara gemilang berhasil membawa pulang medali emas di Olimpiade 2004 Athena dan mempertahankan prestasi tersebut di Olimpiade Beijing 2008.

Jaksa penuntut mengatakan, insiden perkosaan tersebut terjadi pada September 2011 ketika klub judo putri dari Jurusan Kesejahteraan Sosial dan Keperawatan UniversitaS Kyushu berkunjung ke Tokyo.

Setelah berpesta minuman keras dan karaoke, mahasiswa yang ketika itu berumur 18 atau 19 tahun itu tertidur dan terjaga karena Uchishiba berusaha memperkosanya.

"Ketika ia terbangun, ia berontak dan berkarta "apa yang kamu lakukan Hentikan. Tapi ia (Uchisiba-red) memperbesar suara televisi dan membekap mulutnya dengan tangannya," kata jaksa penuntut seperti yang dikutip NHK.

Demi untuk menjaga etika, pihak pengadilan tidak mengungkapkan identitas mahasiswa korban perkosaan itu.

Uchisiba kemudian mengatakan bahwa ia akan mengajukan banding atas keputusan tersebut.

Keputusan pengadilan tersebut diambil setelah dunia olahraga judo di Jepang digemparkan oleh pengakuan Uchishiba bahwa ia memukuli atlet-atletnya dengan bambu saat latihan.

Karena mendapat banyak protes, Uchishiba kemudian dipaksa untuk mengundurkan diri sebagai pelatih tim nasional putri.

Ryuji Sonoda, yang menggantikan posisi sebagai pelatih untuk Olimpiade London 2012, juga mengakui melakukan kekerasan dalam latihan, termasuk menampar wajah dan perkataan kasar.

"Saya ingin menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya kepada para atlet dan masyarakat atas apa yang telah saya lakukan," kata mantan juara dunia berusia 39 tahun itu.

Pemerintah Jepang melalui Kementrian Pendidikan dan Olahraga segera mengeluarkan perintah agar untuk mengungkapkan skandal itu karena kasus tersebut bisa mempengaruhi peluang Jepang untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2020.(rr)













0Komentar

Menurut anda, siapakah yang paling tepat menjabat Menteri Pemuda dan Olahraga?

Terima kasih telah menjadi responden pertama. Hasil akan segera tersedia. Lanjut ke hasil

  1.  
    3 %
    1. Adhie MS
    180 jumlah respon
  2.  
    4 %
    2. Adian Napitupulu
    265 jumlah respon
  3.  
    12 %
    3. Anies Baswedan
    756 jumlah respon
  4.  
    17 %
    4. Bambang Pamungkas
    1.045 jumlah respon
  5.  
    4 %
    5. Budiman Sudjatmiko
    246 jumlah respon
  6.  
    36 %
    6. Erick Thohir
    2.283 jumlah respon
  7.  
    1 %
    7. Herry Zudianto
    67 jumlah respon
  8.  
    1 %
    8. Martin Manurung
    63 jumlah respon
  9.  
    13 %
    9. Susi Susanti
    789 jumlah respon
  10.  
    5 %
    10. Utut Adianto
    332 jumlah respon
  11.  
    4 %
    11. Yayuk Basuki
    230 jumlah respon

Total Respon: 6.256
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil ini akan diperbarui tiap menit.

video

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft