BeritaSatu Logo
Updated: Sun, 09 Sep 2012 04:09:00 GMT | By BeritaSatu.com Feed kanal olahraga-lain

LIRa: Penjualan Tiket PON Tindak Pidana Korupsi



Berita Satu

BERITASATU.COM - Penjualan tiket PON menurut Lembaga Hukum Advokasi Lumbung Informasi Rakyat (LHA LIRa) Riau telah melanggar hukum pidana korupsi.

Direktur Lembaga Hukum Advokasi Lumbung Informasi Rakyat (LHA LIRa) Riau Hj Desmaniar menyatakan penjualan tiket Pekan Olahraga Nasional XVIII/2012 adalah sebuah tindak pidana korupsi.

"Penjualan tiket PON jelas ini sudah melanggar hukum pidana korupsi," tegas Desmaniar di Pekanbaru, hari ini, Minggu (9/9).

Masalah tiket, harus disorot oleh para penegak hukum karena sangat disayangkan dan sangat merugikan rakyat.

Desmaniar menegaskan, penjualan tiket PON melanggar Undang-Undang RI Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen serta Pasal 23a UU Dasar Negara RI Tahun 1945 junto Pasal 12 butir huruf e. Selain itu penjualan tiket PON juga melanggar UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Untuk diketahui, demikian Desmaniar, untuk memungut biaya atas penyelenggaraan pemerintah harus ada payung hukumnya.

"Seperti pungutan biaya parkir ataupun pungutan pemerintah lainnya yang telah memilik peraturan daerah," katanya.

Sesuai dengan falsafahnya, menurut Desmaniar, pajak yakni "Tidak ada pajak kalau Anda tidak mewakili saya (pemerintah)".

Sementara di Indonesia kata dia memiliki filsafah "Tidak ada pajak kalau tidak ada undang-undangnya".

Untuk diketahui pula, penyelenggaraan negara juga berasal dari uang negara yang intinya juga bagian pajak yang dibayarkan oleh rakyat.

Saat ini tiket PON Riau telah habis terjual sebanyak 2.000 tiket. Jadi jalan satu-satunya adalah menghentikan penjualan tiket PON untuk mencegah lebih banyak lagi kerugian negara dan rakyat, katanya.

Desmaniar menegaskan bahwa LHA LIRa Riau pada dasarnya mendukung seribu persen penyelenggaraan PON Riau agar sukses namun kesuksesan itu tidak hanya penyelenggaraan saja tetapi juga optimalnya upaya penjaminan keselamatan dan tidak ada unsur korupsi di dalamnya.

Menurut dia, banyaknya insiden kekacauan PON tentunya mengancam keselamatan masyarakat.

"Salah satunya yakni runtuhnya atap depan pada Stadion Tenis PON Riau beberapa waktu lalu. Sebaiknya hal itu menjadi pelajaran bagi penyelenggara agar mawas diri," katanya.

Selain itu, kata Desmaniar, penyelenggara sebaiknya juga membuka akses yang luas untuk publik dan jangan sampai menghambat.

Kepala Bidang Humas Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB-PON) Riau Chairul Rizki mengatakan bahwa tidak ada pelanggaran hukum dalam penjualan tiket PON.

"Kami juga telah melakukan upaya-upaya untuk jangan sampai penjualan tiket ini menjadi pelanggaran hukum. Akhirnya tetap dilakukan karena mana ada yang gratis. Sedangkan olimpiade saja tiket bayar," kata dia.

Rizki mengatakan sebaiknya semua pihak mendukung penuh penyelenggaraan PON Riau agar sukses dan berjalan lancar.

"Saya juga siap menanggung penegakkan hukum kalau memang ada unsur korupsi di penjualan tiket ini," katanya.

0Komentar

Siapakah yang akan menjadi pencetak gol terbanyak Liga Champions 2013-14?

Terima kasih telah menjadi responden pertama. Hasil akan segera tersedia. Lanjut ke hasil

  1. 77 %
    1. Cristiano Ronaldo
    2.228 jumlah respon
  2.  
    3 %
    2. Zlatan Ibrahimovic
    96 jumlah respon
  3.  
    16 %
    3. Lionel Messi
    452 jumlah respon
  4.  
    3 %
    4. Diego Costa
    96 jumlah respon
  5.  
    1 %
    5. Robert Lewandowski
    43 jumlah respon

Total Respon: 2.915
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil ini akan diperbarui tiap menit.

video

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft